0
Rp. 0
X
0

KERANJANG BELANJA

Keranjang belanja Anda kosong. Silahkan berbelanja...

LANJUT BELANJA
Agarillus Agarilus Sachet Agarilus Sachet

 

Agarillus merupakan salah satu Produk kesehatan yang diformulasikan dengan proses fermentasi yang disempurnakan sistem penyulingan dengan konsep Jawa Kuno yang berbasis mikroba positif yang sangat dibutuhkan tubuh untuk kesehatan.Agarillus Herbal Drink

Mengapa sangat baik bagi kesehatan tubuh manusia ketika mengonsumsi Agarillus?

Kandungan Mikroba pada Agarillus sangat baik bagi kesehatan tubuh kita karena Agarillus mampu sebagai :

 

1.           Cleansing yaitu membersihkan racun, zat toksin yang masuk kedalam tubuh melalui makanan dan minuman.

2.           Balancing yaitu bisa menyeimbangkan kecukupan asupan gizi supaya organ tubuh dapat berfungsi dengan baik.

3.           Protecting yaitu mampu memberikan efek perlindungan ( imunitas ) dari serangan penyakit.

4.           Diet yaitu Membakar Lemak dan Mampu memperbaiki metabolisme serta menurunkan kadar kolesterol darah dan lemak tak jenuhh dibawah kulit.

Pengertian Mikroba (bakteri)

Menyebut kata 'bakteri,' yang terbayang dalam benak kita adalah makhluk hidup yang amat kecil dan menyebabkan penyakit, padahal, tidak semua bakteri itu jahat. Yang baik juga banyak dan bahkan kita ternyata membutuhkan bakteri jahat dan bakteri baik, keduanya harus seimbang.

Disisi lain manusia selalu menghadapi serangan penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme yang masuk melalui makanan, minuman, debu dll.

"Tungau debu" (gambar atas) hanyalah satu dari jutaan organisme yang hidup bersama manusia tetapi tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.

Larva parasit yang sedang memasuki kulit manusia (gambar atas). Organisme ini berusaha mencapai pembuluh darah lewat kulit, dan berdiam di pembuluh, dengan tujuan untuk memperbanyak diri. Ia menggunakan taktik luar biasa agar lolos dari pasukan pertahanan tubuh, seperti menyamarkan diri dengan materi yang dirobeknya dari sel tuan rumah yaitu kulit kita.

Mekanisme pertahanan tubuh yang merupakan garis terdepan dalam menghadapi serangan kuman (bakteri patogen) adalah sistem kekebalan atau immunitas. Hasil riset menunjukkan bahwa 80% pertahanan tubuh berasal dari pencernaan (perut). Usus bukan hanya berfungsi untuk penyerapan dan pencernaan makanan tetapi juga merupakan bagian dari sistem imun terbesar dalam tubuh yang mengatasi antigen dan zat berbahaya yang masuk.

Sedangkan BAKTERI sudah ada dibumi sejak satu milyard tahun yang lalu. Mereka hidup di air, tanah, udara, tempat yang lembab, didalam tubuh tumbuhan, hewan, bahkan manusia dan menurut penelitian ternyata didalam tubuh manusia dari ujung kepala sampai ujung kaki, terdapat paling sedikit 100 trilliun bakteri.

Cara Berkembangnya Bakteri

Bakteri berkembangbiak dengan cara membelah diri. Dalam suhu 22 – 35 derajad celcius, bakteri bisa membelah diri dari satu menjadi 8 juta hanya dalam waktu 20 menit, dan dalam waktu 12 jam bisa menjadi 7 milyard bakteri.

Dari teori tersebut manusia dalam posisi yang selalu terancam, melihat kenyataan ini para medis mengambil langkah dengan mengumandangkan atau menyatakan perang dengan bakteri, mereka membuat senjata untuk mengalahkan bakteri, memang baktri bisa dikalahkan dengan senjata yang dibuat oleh para medis yaitu antibiotika tp pada saat ini para medis merasa kewalahan dengan semakin beragamnya bakteri yang mereka hadapi, salah satunya adalah HIV adalah sesuatu yang menkutkan ketika kita mendengarnya, untuk itu disamping kita memang mengharapkan para medis menemukan senjata yang ampuh untuk mengalahkan HIV belum bakteri yang lain, maka utuk mensikapi hal tersebut kami mengajak semua kalangan baik penderita, para medis dan orang-orang yang berkopenten dalam dunia kesehatan untuk mengobarkan bendera putih untuk bakteri ( bersahabat untuk mencapai kemenangan ) yaitu dengan bersahabat dengan bakteri yang baik, yang bisa menolong kita serta melindungi kita dari serangan bakteri adalah djava21, untuk mengetahui lebih lanjut baca serta berusahalah untuk mengerti dan menerima hal yang terdengar konyol ini.

Bakteri menurut fungsinya

•             Bakteri positif (sering disebut PROBIOTIK)

•             Bakteri Negatif

Di dalam tubuh manusia, terutama yang mudah kita temui misalnya di dalam usus besar terdapat bakteri menguntungkan bagi kesehatan yang disebut sebagai bakteri komensal, dan sebaliknya ada pula bakteri berbahaya bagi kesehatan yang menyebabkan penyakit yang disebut bakteri patogen.

Bakteri baik (positif) dan jahat (negatif) di dalam tubuh manusia tidak dapat dihindari keberadaannya didunia ini. Mereka hidup berdampingan dan akan saling mendesak manakala dukungan makanan berkurang. Ada sebuah kutipan yang mengatakan bahwa ''Masalah baru timbul apabila jumlah bakteri jahat, yaitu yang bersifat patogen (penyebab penyakit), berlebihan”.

Bakteri dalam tubuh dipengaruhi oleh

•             Usia,

•             Makanan dan

•             Status kesehatan yang bersangkutan.

Dalam kondisi sakit, terutama dalam keadaan diare baik karena obat-obatan atau penyakit usus lainnya, demikian juga pada lanjut usia (lansia), probiotik bekerja memelihara keseimbangan bakteri dalam saluran cerna kita, dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh melalui peningkatan kerja sel makrofag di dalam tubuh dan pelepasan antibodi. Seperti dicontahkan pada gambar dibawah ini, yaitu bagaimana mikrofak tahap demi tahap menjaraing serta memakan bakteri tang merugikan.

Fungsi bakteri dalam tubuh

1. Membantu pembersihan fungsi saluran pencernaan.

Pertumbuhan bakteri positif dapat menghambat berkembangnya bakteri negatif (jahat) dalam usus. Bakteri juga berfungsi menjaga kebersihan dan membentuk keseimbangan bakteri dalam usus.

Dibawah ini adalah proses terjadinya penumpukan Toksin dalam usus besar :

a. 24 - 28 jam, Sisa makanan dibuang dari system pencernaan feses

b. 72 jam, pembentukan kotoran tersumbat

c. Sisa-sisa makanan akan membusuk berfermentasi, sehingga menghasilkan bacteria didalam usus besar

d. Kotoran yang tersumbat dalam usus lebih dari 5 kg dapat menyebabkan Autotoksifikasi.

e. Ammonia ( toksin hati)

f. Nitrosamine, indola and sakatole (toksin kanker)

g. Pnenols and cresols (pemacu kanker)

h. Estrogen (toksin kanker, pemacu kanker payudara)

i.  Secondary bile acid (toksin kanker)

2. Meningkatkan fungsi hati serta mampu mencegah penyakit hati.

Protein yang terkandung dalam makanan dapat diuraikan dan diserap oleh asam lambung. Sebagian protein diubah oleh bakteri jahat menjadi amino, fenol dan zat-zat beracun lain. Zat-zat beracun ini diserap oleh usus, dan hati melakukan fungsinya sebagai penawar racun serta memperlambat proses penuaan.

3. Menurunkan kolesterol darah.

Bakteri positif dapat mengontrol peningkatan kadar kolesterol dalam darah termasuk lemak tak jenuh dan menyesuaikan kadar kolesterol.

4. Mencegah sembelit dan diare.

Asam asetat dan asam laktat serta asam organik lain yang menghasilkan bakteri positif dapat mencegah berkembangnya virus dan bakteri yang dapat menimbulkan diare serta memiliki fungsi mempercepat fungsi usus yang dapat membuat buang air besar lancar sehingga pada akhirnya dapat mencegah timbulnya diare dan sembelit.

5. Mencegah infeksi yang berasal dari bakteri.

Bakteri positif yang banyak dihasilkan dari asam laktat dan asam asetat dapat mempertahankan pH di dalam usus pada kisaran 4,5 s/d 5,5 sehingga dapat mencegah perkembangbiakan bakteri yang dapat menimbulkan penyakit, selain itu dapat mencegah infeksi. Risiko timbulnya diare, radang usus, dan timbulnya kanker hati bisa dikurangi.

6. Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.

Bakteri positif dapat mengaktifkan sel darah putih serta limpa yang bertanggung jawab terhadap sistem pertahanan tubuh. Dengan meningkatnya sistem pertahanan tubuh hingga dapat mencegah timbulnya tumor dan kanker.

7. Mendorong fungsi pencernaan gizi dan vitamin

Bakteri positif dapat mengurai laktosa dan protein, membuat senyawa vitamin B1, B2, B6, B12 dan K, serta mendorong penggunaan gizi di seluruh tubuh (menuju metabolisme sempurna).

8. Memperbaiki metabolisme tubuh.

Orang yang ketika minum susu mengalami sakit perut itu karena tubuh mereka tidak bisa mengeluarkan laktosa yang mampu mengurai karbohidrat dari dalam susu. Bakteri probiotik dapat memproduksi banyak laktosa dan dapat memperbaiki metabolisme.

Sehat dengan bakteri

Cara murah dan sederhana untuk membuat dapur tubuh menjadi sehat dan bersih adalah beternak bakteri sehat di dalam usus.

Mari kita menambah banyak penduduk usus dengan sahabat-sahabat yang baik dan tak diragukan lagi loyalitas dan jasanya demi membangun mesin pencernaan yang lancar. Mereka dengan tulus memberi kita hadiah hidup yang sehat dan bugar''.

Untuk menjaga keseimbangan mikroflora usus perlu konsumsi makanan seimbang, menghindari obat antibiotika, serta mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik

Kandungan yang terdapat dalam Agarillus

•             Lactobacilus sp…....... 1,5.1010 cfu/ml

•             BPF……………........ 2,3.1011 cfu/ml

•             Pseudomonas sp......... 1,0.1011 cfu/10ml

•             Azotobanter sp…....... 2,3.1011 cfu/1,0ml

•             Rhizobium sp….......... 2,1.1011 cfu/0,1ml

•             Selulolitik sp……...... 6,0.1010 cfu/Nilai MPN/100c

Bakteri Selulolitik sp

Bakteri kelompok bacillus sp. (bakteri selulolitik) bersama Lactobacillus sp merupakan bakteri kelompok antibiotik dan probiotik. Mikroba probiotika menghasilkan asam laktat dan bakteri selulolitik menghasilkan enzim selulose.

Bakteri Lactobacilus dalam tubuh manusia mempunyai fungsi sebagai :

1.           Merubah laktosa dan gula menjadi asam laktat.

2.           Mempunyai sifat membusukkan untuk zat-zat yang tidak berguna.

3.           Asam laktat membuat sekelilingnya bersifat asam dan menghambat pertumbuhan bakteri lain.

4.           Mencegah perkembangan kanker dan HIV Aids.

Fungsi pseudomonas

•             Menetralisir zat-zat racun baik pada tubuh tanaman, hewan, dan manusia.

•             Menguraikan hidrokarbon.

•             Menguraikan limbah.

•             Menghancurkan zat-zat residu dalam tanah.

•            

Cara Kerja Mikroba yang terdapat dalam Agarillus

Ketika mikroba yang terdapat dalam Agarillus masuk ke dalam tubuh maka mikroba tersebut akan menjadi satuan mikroba aktif setelah sampai di lambung. Pada saat satuan mikroba menjadi aktif dan bercampur dengan bakteri yang terdapat didalam usus besar akan sangat membantu mencerna dan penyerapan zat-zat gizi. Selain itu juga berfungsi membuat zat-zat penting salah satunya vitamin K, Agarillus juga berfungsi menyerap partikel lain yang tidak bisa dimanfaatkan dan yang mengendap di usus untuk dibuang melalui kolon dan rektum.

Setelah sampai di usus halus maka ikut terserap masuk kedalam pembuluh darah yang mengangkut zat-zat gizi yang diserap ke hati melalui pembuluh vena, karena hati menghasilkan hampir separuh dari seluruh kolestrol dalam tubuh, disini bakteri dan partikel asing lain yang diserap usu halus dibuang dan darah yang telah diperkaya dengan zat-zat gizi di alirkan melalui sirkulasi umum.

Darah yang sebagai penyuplai jaringan tubuh yang membawa nutrisi, mengangkut zat-zat sisa metabolisme dan mengandung berbagai bahan penyusun sistem imun yang sudah bermuatan mikroba positif, ketika Agarillus masuk ke dalam aliran darah menuju jantung untuk dipompa menuju paru-paru dan disaring serta di alirkan ke seluruh tubuh mampu membentuk zat imun serta bercampur dengan darah mengangkut sisa metabolisme, obat-obatan dan bahan kimia asing ke hati untuk di uraikan menuju ginjal untuk dibuang sebagai air seni, mikroba yang terdapat dalam Agarillus tidak akan bisa berkembang biak secara alami dalam tubuh manusia karena akan ikut keluar bersamaan metabolisme tubuh kita, salah satunya adalah saat kita berkeringat dan kencing. Ketika mengkonsumsi Agarillus akan membawa dampak awal keringat yang agak berlebihan hingga kencing berbusa atau kencing yang kotor atau berwarna lain, dan keseluruhan proses metabolisme tersebut akan sangat terasa sekali bagi penderita gangguan jantung karena terkadang akan menimbulkan detak jantung yang lebih cepat dalam waktu bisa mencapai hampir 10 menit pertama pemakaian dosis satuan mikroba pada produk Agarillus.

Kandungan yang terdapat pada Agarillus

Agaric

( Jamur Dewa/ Agaricus Blazei Murill )

1.           Mengandung senyawa B, glukan, ergosterol, dan terpenold senyawa yang berpotensi sebagai anti kanker.

2.           Jamur Dewa mempunyai kemampuan sebagai anti kanker sel kanker serviks dengan menghambat pembelahan sel.

Penelitian dilakukan oleh MISGIATI, A. Md, S. Pd di Laboratorium Fisiologi Molekular Fakultas Kedokteran Universitas BRAWIJAYA Malang terhadap Sel Kanker, dengan hasil Sel Kanker lebih berkurang dan tidak berkembang, ANTI MUTAGENESIS (anti penyebaran sel kanker artinya : AGARIC/ JAMUR DEWA mampu menghambat dan melawan Kanker.

Sarang Semut (Myrmecidia)

•             Sarang Semut mengandung Flavonoid, Tannin, dan Polifenol

•             (Dr. Ir. M. Ahkam Subroto M. App. Sc – Peneliti LIPPI) :

•             Manfaat Flavonoid antara lain melindungi struktur sel, meningkatkan evektifitas vitamin C,   antiinflamasi, mencegah keropos tulang, antibiotik antivirus, antikanker dan menghambat proliferasi sel – sel kanker. Selain itu, Flavonoid berperan dalam pencegahan dan pengobatan beberapa penyakit lain seperti ashma, katarak, diabetes, encok/ rematik, migren, wasir, dan priodontis.

•             Sarang Semut mengandung tokoferol ( mirip vitamin E) yang berefek sebagai antioksidan efektif ( Prof. Dr. Elin Yulinah Sukandar, Guru Besar Farmasi ITB )

•             Tokoferol sangat baik mengatasi lemak dan radikal bebas

•             ( Ahmad Sulaeman PhD, Ahli Nutrisi Alummus University of Nebraska Lincoln )

Tumbuhan Sarang Semut atau Myrmecodia banyak terdapat di Kabupaten Mappi dan beberapa daerah lain di Papua. Tanaman ini tumbuh liar di hutan-hutan dan banyak digunakan masyarakat pedalaman untuk suplemen kesehatan.

Madu terfermentasi

Seorang filsuf dan penulis Yunani menyatakan bahwa siapa saja yang rajin mengonsumsi madu setiap hari akan bebas dari penyakit selama hidupnya. Karena di dalam madu memang ada termuat rupa-rupa nutrisi yang unik dan potensial untuk memelihara kesehatan dan kecantikan.

HIROMI SHINYA, MD

Dalam buku bestseller nya “The Enzyme Factor“ Mengatakan :

Ada hubungan tak terputuskan antara usus kita dan mikro organisme. Ketika menjelaskan kegiatan bakteri dalam tubuh, kita sering membagi bakteri usus menjadi “ bakteri bermanfaat “ dan “ bakteri berbahaya “. Tapi, tepatnya, sebagian besar flora usus kita adalah bakteri netral.

Proporsi bakteri dalam usus kita kira – kira 20% bakteri bermanfaat, 30% bakteri berbahaya, dan 50% sisanya bakteri netral. Kelompok penting yang memegang kendali lingkungan usus adalah bakteri netral. Itu karena kalau proporsi bakteri berbahaya meningkat akibat makan tak teratur dan kebiasaan buruk lain, bakteri netral bergeser menjadi bakteri berbahaya dan sebagian besar bakteri usus jadi bertindak sebagai bakteri berbahaya, membusukkan makanan yang tak di cerna dan menghasilkan gas beracun. Akibat lingkungan yang buruk itu, lama – lama bagian – bagian usus rusak dan banyak penyakit bermunculan.

Disisi lain, ketika proporsi bakteri bermanfaat membesar, bakteri netral bekerja sejalan dengan bakteri bermanfaat dan akibatnya usus berisi lebih banyak bakteri bermanfaat dan menjadi lingkungan yang stabil. Seiring waktu, bagian – bagian usus menjadi bersih, dan pemilik usus itu jadi lebih mungkin menikmati kehidupan yang panjang dan sehat, secara mental maupun fisik.

Bagaimana cara mendukung bakteri bermanfaat dalam usus agar dapat hidup sehat? Kesehatan itu bukan didapat dengan memberantas semua bakteri berbahaya dalam usus, melainkan dengan hidup dan makan dengan cara yang mencegah bakteri netral “ jadi berbahaya “. Satu cara melakukannya adalah dengan makan makanan terfermentasi.

•             Propolis

Propolis atau Lem Lebah adalah suatu zat yang dihasilkan oleh Lebah Madu. Dikumpulkan oleh lebah dari pucuk daun-daun yang muda untuk kemudian dicampur dengan air liurnya, digunakan untuk menambal dan mensterilkan sarang. Propolis bersifat disinfektan (anti bakteri) yang membunuh semua kuman yang masuk ke sarang lebah.

•             Manggis

Khasiat Manggis bukan hanya antioksidan, tetapi juga antikanker. Ekstrak kulit Manggis bersifat antiproliferasi yang untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu, ekstrak ini juga bersifat apoptosis penghancur sel kanker. Manggis mampu membantu preventive dan membantu penyembuhan beberapa jenis penyakit kanker seperti (TBC), ashma, Leukimia, antiinflamasi dan antidiare.

Kandungan didalam Manggis sangat berperan menaklukkan penyakit,

antara lain :

1.           Memperkuat sistem imun, Regenerasi Sel

2.           Menurunkan Kadar Gula Darah

3.           Kanker,Tumor dan Penurun Darah Tinggi

4.           Asam Urat dan Kolesterol

Cara mengkomsumsi Agarillus

•             Jatuhkan pilihan pada produk BAKTERI yang memiliki kandungan lengkap, terutama bakteri Lactobacillus dan Bifidobacterium. Kandungan dua jenis bakteri ini akan mampu bertahan melalui proses pencernaan di saluran cerna bagian atas dan tetap hidup sampai di usus besar.

•             ( AGARILLUS MEMILIKI KANDUNGAN LENGKAP ).

•             Dianjurkan banyak minum atau makan yang mengandung serat untuk lebih mengoptimalkan pencernaan.

•             Dianjurkan segera diminum setelah makan untuk membantu agar bakteri bisa bertahan terhadap kondisi asam lambung.

 

Product #: KK4460590MP0001 Regular price: Rp. 180.000 Rp180000

Agarillus

Agarilus Sachet


Rp. 180.000


Pilih ukuran :
DETAIL UKURAN

  • 30 hari pengembalian
  • Penjual dan pengirim
    KOPERASI WISMA TAWAKAL
BELI
KETERANGAN PRODUK

 

Agarillus merupakan salah satu Produk kesehatan yang diformulasikan dengan proses fermentasi yang disempurnakan sistem penyulingan dengan konsep Jawa Kuno yang berbasis mikroba positif yang sangat dibutuhkan tubuh untuk kesehatan.Agarillus Herbal Drink

Mengapa sangat baik bagi kesehatan tubuh manusia ketika mengonsumsi Agarillus?

Kandungan Mikroba pada Agarillus sangat baik bagi kesehatan tubuh kita karena Agarillus mampu sebagai :

 

1.           Cleansing yaitu membersihkan racun, zat toksin yang masuk kedalam tubuh melalui makanan dan minuman.

2.           Balancing yaitu bisa menyeimbangkan kecukupan asupan gizi supaya organ tubuh dapat berfungsi dengan baik.

3.           Protecting yaitu mampu memberikan efek perlindungan ( imunitas ) dari serangan penyakit.

4.           Diet yaitu Membakar Lemak dan Mampu memperbaiki metabolisme serta menurunkan kadar kolesterol darah dan lemak tak jenuhh dibawah kulit.

Pengertian Mikroba (bakteri)

Menyebut kata 'bakteri,' yang terbayang dalam benak kita adalah makhluk hidup yang amat kecil dan menyebabkan penyakit, padahal, tidak semua bakteri itu jahat. Yang baik juga banyak dan bahkan kita ternyata membutuhkan bakteri jahat dan bakteri baik, keduanya harus seimbang.

Disisi lain manusia selalu menghadapi serangan penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme yang masuk melalui makanan, minuman, debu dll.

"Tungau debu" (gambar atas) hanyalah satu dari jutaan organisme yang hidup bersama manusia tetapi tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.

Larva parasit yang sedang memasuki kulit manusia (gambar atas). Organisme ini berusaha mencapai pembuluh darah lewat kulit, dan berdiam di pembuluh, dengan tujuan untuk memperbanyak diri. Ia menggunakan taktik luar biasa agar lolos dari pasukan pertahanan tubuh, seperti menyamarkan diri dengan materi yang dirobeknya dari sel tuan rumah yaitu kulit kita.

Mekanisme pertahanan tubuh yang merupakan garis terdepan dalam menghadapi serangan kuman (bakteri patogen) adalah sistem kekebalan atau immunitas. Hasil riset menunjukkan bahwa 80% pertahanan tubuh berasal dari pencernaan (perut). Usus bukan hanya berfungsi untuk penyerapan dan pencernaan makanan tetapi juga merupakan bagian dari sistem imun terbesar dalam tubuh yang mengatasi antigen dan zat berbahaya yang masuk.

Sedangkan BAKTERI sudah ada dibumi sejak satu milyard tahun yang lalu. Mereka hidup di air, tanah, udara, tempat yang lembab, didalam tubuh tumbuhan, hewan, bahkan manusia dan menurut penelitian ternyata didalam tubuh manusia dari ujung kepala sampai ujung kaki, terdapat paling sedikit 100 trilliun bakteri.

Cara Berkembangnya Bakteri

Bakteri berkembangbiak dengan cara membelah diri. Dalam suhu 22 – 35 derajad celcius, bakteri bisa membelah diri dari satu menjadi 8 juta hanya dalam waktu 20 menit, dan dalam waktu 12 jam bisa menjadi 7 milyard bakteri.

Dari teori tersebut manusia dalam posisi yang selalu terancam, melihat kenyataan ini para medis mengambil langkah dengan mengumandangkan atau menyatakan perang dengan bakteri, mereka membuat senjata untuk mengalahkan bakteri, memang baktri bisa dikalahkan dengan senjata yang dibuat oleh para medis yaitu antibiotika tp pada saat ini para medis merasa kewalahan dengan semakin beragamnya bakteri yang mereka hadapi, salah satunya adalah HIV adalah sesuatu yang menkutkan ketika kita mendengarnya, untuk itu disamping kita memang mengharapkan para medis menemukan senjata yang ampuh untuk mengalahkan HIV belum bakteri yang lain, maka utuk mensikapi hal tersebut kami mengajak semua kalangan baik penderita, para medis dan orang-orang yang berkopenten dalam dunia kesehatan untuk mengobarkan bendera putih untuk bakteri ( bersahabat untuk mencapai kemenangan ) yaitu dengan bersahabat dengan bakteri yang baik, yang bisa menolong kita serta melindungi kita dari serangan bakteri adalah djava21, untuk mengetahui lebih lanjut baca serta berusahalah untuk mengerti dan menerima hal yang terdengar konyol ini.

Bakteri menurut fungsinya

•             Bakteri positif (sering disebut PROBIOTIK)

•             Bakteri Negatif

Di dalam tubuh manusia, terutama yang mudah kita temui misalnya di dalam usus besar terdapat bakteri menguntungkan bagi kesehatan yang disebut sebagai bakteri komensal, dan sebaliknya ada pula bakteri berbahaya bagi kesehatan yang menyebabkan penyakit yang disebut bakteri patogen.

Bakteri baik (positif) dan jahat (negatif) di dalam tubuh manusia tidak dapat dihindari keberadaannya didunia ini. Mereka hidup berdampingan dan akan saling mendesak manakala dukungan makanan berkurang. Ada sebuah kutipan yang mengatakan bahwa ''Masalah baru timbul apabila jumlah bakteri jahat, yaitu yang bersifat patogen (penyebab penyakit), berlebihan”.

Bakteri dalam tubuh dipengaruhi oleh

•             Usia,

•             Makanan dan

•             Status kesehatan yang bersangkutan.

Dalam kondisi sakit, terutama dalam keadaan diare baik karena obat-obatan atau penyakit usus lainnya, demikian juga pada lanjut usia (lansia), probiotik bekerja memelihara keseimbangan bakteri dalam saluran cerna kita, dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh melalui peningkatan kerja sel makrofag di dalam tubuh dan pelepasan antibodi. Seperti dicontahkan pada gambar dibawah ini, yaitu bagaimana mikrofak tahap demi tahap menjaraing serta memakan bakteri tang merugikan.

Fungsi bakteri dalam tubuh

1. Membantu pembersihan fungsi saluran pencernaan.

Pertumbuhan bakteri positif dapat menghambat berkembangnya bakteri negatif (jahat) dalam usus. Bakteri juga berfungsi menjaga kebersihan dan membentuk keseimbangan bakteri dalam usus.

Dibawah ini adalah proses terjadinya penumpukan Toksin dalam usus besar :

a. 24 - 28 jam, Sisa makanan dibuang dari system pencernaan feses

b. 72 jam, pembentukan kotoran tersumbat

c. Sisa-sisa makanan akan membusuk berfermentasi, sehingga menghasilkan bacteria didalam usus besar

d. Kotoran yang tersumbat dalam usus lebih dari 5 kg dapat menyebabkan Autotoksifikasi.

e. Ammonia ( toksin hati)

f. Nitrosamine, indola and sakatole (toksin kanker)

g. Pnenols and cresols (pemacu kanker)

h. Estrogen (toksin kanker, pemacu kanker payudara)

i.  Secondary bile acid (toksin kanker)

2. Meningkatkan fungsi hati serta mampu mencegah penyakit hati.

Protein yang terkandung dalam makanan dapat diuraikan dan diserap oleh asam lambung. Sebagian protein diubah oleh bakteri jahat menjadi amino, fenol dan zat-zat beracun lain. Zat-zat beracun ini diserap oleh usus, dan hati melakukan fungsinya sebagai penawar racun serta memperlambat proses penuaan.

3. Menurunkan kolesterol darah.

Bakteri positif dapat mengontrol peningkatan kadar kolesterol dalam darah termasuk lemak tak jenuh dan menyesuaikan kadar kolesterol.

4. Mencegah sembelit dan diare.

Asam asetat dan asam laktat serta asam organik lain yang menghasilkan bakteri positif dapat mencegah berkembangnya virus dan bakteri yang dapat menimbulkan diare serta memiliki fungsi mempercepat fungsi usus yang dapat membuat buang air besar lancar sehingga pada akhirnya dapat mencegah timbulnya diare dan sembelit.

5. Mencegah infeksi yang berasal dari bakteri.

Bakteri positif yang banyak dihasilkan dari asam laktat dan asam asetat dapat mempertahankan pH di dalam usus pada kisaran 4,5 s/d 5,5 sehingga dapat mencegah perkembangbiakan bakteri yang dapat menimbulkan penyakit, selain itu dapat mencegah infeksi. Risiko timbulnya diare, radang usus, dan timbulnya kanker hati bisa dikurangi.

6. Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.

Bakteri positif dapat mengaktifkan sel darah putih serta limpa yang bertanggung jawab terhadap sistem pertahanan tubuh. Dengan meningkatnya sistem pertahanan tubuh hingga dapat mencegah timbulnya tumor dan kanker.

7. Mendorong fungsi pencernaan gizi dan vitamin

Bakteri positif dapat mengurai laktosa dan protein, membuat senyawa vitamin B1, B2, B6, B12 dan K, serta mendorong penggunaan gizi di seluruh tubuh (menuju metabolisme sempurna).

8. Memperbaiki metabolisme tubuh.

Orang yang ketika minum susu mengalami sakit perut itu karena tubuh mereka tidak bisa mengeluarkan laktosa yang mampu mengurai karbohidrat dari dalam susu. Bakteri probiotik dapat memproduksi banyak laktosa dan dapat memperbaiki metabolisme.

Sehat dengan bakteri

Cara murah dan sederhana untuk membuat dapur tubuh menjadi sehat dan bersih adalah beternak bakteri sehat di dalam usus.

Mari kita menambah banyak penduduk usus dengan sahabat-sahabat yang baik dan tak diragukan lagi loyalitas dan jasanya demi membangun mesin pencernaan yang lancar. Mereka dengan tulus memberi kita hadiah hidup yang sehat dan bugar''.

Untuk menjaga keseimbangan mikroflora usus perlu konsumsi makanan seimbang, menghindari obat antibiotika, serta mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik

Kandungan yang terdapat dalam Agarillus

•             Lactobacilus sp…....... 1,5.1010 cfu/ml

•             BPF……………........ 2,3.1011 cfu/ml

•             Pseudomonas sp......... 1,0.1011 cfu/10ml

•             Azotobanter sp…....... 2,3.1011 cfu/1,0ml

•             Rhizobium sp….......... 2,1.1011 cfu/0,1ml

•             Selulolitik sp……...... 6,0.1010 cfu/Nilai MPN/100c

Bakteri Selulolitik sp

Bakteri kelompok bacillus sp. (bakteri selulolitik) bersama Lactobacillus sp merupakan bakteri kelompok antibiotik dan probiotik. Mikroba probiotika menghasilkan asam laktat dan bakteri selulolitik menghasilkan enzim selulose.

Bakteri Lactobacilus dalam tubuh manusia mempunyai fungsi sebagai :

1.           Merubah laktosa dan gula menjadi asam laktat.

2.           Mempunyai sifat membusukkan untuk zat-zat yang tidak berguna.

3.           Asam laktat membuat sekelilingnya bersifat asam dan menghambat pertumbuhan bakteri lain.

4.           Mencegah perkembangan kanker dan HIV Aids.

Fungsi pseudomonas

•             Menetralisir zat-zat racun baik pada tubuh tanaman, hewan, dan manusia.

•             Menguraikan hidrokarbon.

•             Menguraikan limbah.

•             Menghancurkan zat-zat residu dalam tanah.

•            

Cara Kerja Mikroba yang terdapat dalam Agarillus

Ketika mikroba yang terdapat dalam Agarillus masuk ke dalam tubuh maka mikroba tersebut akan menjadi satuan mikroba aktif setelah sampai di lambung. Pada saat satuan mikroba menjadi aktif dan bercampur dengan bakteri yang terdapat didalam usus besar akan sangat membantu mencerna dan penyerapan zat-zat gizi. Selain itu juga berfungsi membuat zat-zat penting salah satunya vitamin K, Agarillus juga berfungsi menyerap partikel lain yang tidak bisa dimanfaatkan dan yang mengendap di usus untuk dibuang melalui kolon dan rektum.

Setelah sampai di usus halus maka ikut terserap masuk kedalam pembuluh darah yang mengangkut zat-zat gizi yang diserap ke hati melalui pembuluh vena, karena hati menghasilkan hampir separuh dari seluruh kolestrol dalam tubuh, disini bakteri dan partikel asing lain yang diserap usu halus dibuang dan darah yang telah diperkaya dengan zat-zat gizi di alirkan melalui sirkulasi umum.

Darah yang sebagai penyuplai jaringan tubuh yang membawa nutrisi, mengangkut zat-zat sisa metabolisme dan mengandung berbagai bahan penyusun sistem imun yang sudah bermuatan mikroba positif, ketika Agarillus masuk ke dalam aliran darah menuju jantung untuk dipompa menuju paru-paru dan disaring serta di alirkan ke seluruh tubuh mampu membentuk zat imun serta bercampur dengan darah mengangkut sisa metabolisme, obat-obatan dan bahan kimia asing ke hati untuk di uraikan menuju ginjal untuk dibuang sebagai air seni, mikroba yang terdapat dalam Agarillus tidak akan bisa berkembang biak secara alami dalam tubuh manusia karena akan ikut keluar bersamaan metabolisme tubuh kita, salah satunya adalah saat kita berkeringat dan kencing. Ketika mengkonsumsi Agarillus akan membawa dampak awal keringat yang agak berlebihan hingga kencing berbusa atau kencing yang kotor atau berwarna lain, dan keseluruhan proses metabolisme tersebut akan sangat terasa sekali bagi penderita gangguan jantung karena terkadang akan menimbulkan detak jantung yang lebih cepat dalam waktu bisa mencapai hampir 10 menit pertama pemakaian dosis satuan mikroba pada produk Agarillus.

Kandungan yang terdapat pada Agarillus

Agaric

( Jamur Dewa/ Agaricus Blazei Murill )

1.           Mengandung senyawa B, glukan, ergosterol, dan terpenold senyawa yang berpotensi sebagai anti kanker.

2.           Jamur Dewa mempunyai kemampuan sebagai anti kanker sel kanker serviks dengan menghambat pembelahan sel.

Penelitian dilakukan oleh MISGIATI, A. Md, S. Pd di Laboratorium Fisiologi Molekular Fakultas Kedokteran Universitas BRAWIJAYA Malang terhadap Sel Kanker, dengan hasil Sel Kanker lebih berkurang dan tidak berkembang, ANTI MUTAGENESIS (anti penyebaran sel kanker artinya : AGARIC/ JAMUR DEWA mampu menghambat dan melawan Kanker.

Sarang Semut (Myrmecidia)

•             Sarang Semut mengandung Flavonoid, Tannin, dan Polifenol

•             (Dr. Ir. M. Ahkam Subroto M. App. Sc – Peneliti LIPPI) :

•             Manfaat Flavonoid antara lain melindungi struktur sel, meningkatkan evektifitas vitamin C,   antiinflamasi, mencegah keropos tulang, antibiotik antivirus, antikanker dan menghambat proliferasi sel – sel kanker. Selain itu, Flavonoid berperan dalam pencegahan dan pengobatan beberapa penyakit lain seperti ashma, katarak, diabetes, encok/ rematik, migren, wasir, dan priodontis.

•             Sarang Semut mengandung tokoferol ( mirip vitamin E) yang berefek sebagai antioksidan efektif ( Prof. Dr. Elin Yulinah Sukandar, Guru Besar Farmasi ITB )

•             Tokoferol sangat baik mengatasi lemak dan radikal bebas

•             ( Ahmad Sulaeman PhD, Ahli Nutrisi Alummus University of Nebraska Lincoln )

Tumbuhan Sarang Semut atau Myrmecodia banyak terdapat di Kabupaten Mappi dan beberapa daerah lain di Papua. Tanaman ini tumbuh liar di hutan-hutan dan banyak digunakan masyarakat pedalaman untuk suplemen kesehatan.

Madu terfermentasi

Seorang filsuf dan penulis Yunani menyatakan bahwa siapa saja yang rajin mengonsumsi madu setiap hari akan bebas dari penyakit selama hidupnya. Karena di dalam madu memang ada termuat rupa-rupa nutrisi yang unik dan potensial untuk memelihara kesehatan dan kecantikan.

HIROMI SHINYA, MD

Dalam buku bestseller nya “The Enzyme Factor“ Mengatakan :

Ada hubungan tak terputuskan antara usus kita dan mikro organisme. Ketika menjelaskan kegiatan bakteri dalam tubuh, kita sering membagi bakteri usus menjadi “ bakteri bermanfaat “ dan “ bakteri berbahaya “. Tapi, tepatnya, sebagian besar flora usus kita adalah bakteri netral.

Proporsi bakteri dalam usus kita kira – kira 20% bakteri bermanfaat, 30% bakteri berbahaya, dan 50% sisanya bakteri netral. Kelompok penting yang memegang kendali lingkungan usus adalah bakteri netral. Itu karena kalau proporsi bakteri berbahaya meningkat akibat makan tak teratur dan kebiasaan buruk lain, bakteri netral bergeser menjadi bakteri berbahaya dan sebagian besar bakteri usus jadi bertindak sebagai bakteri berbahaya, membusukkan makanan yang tak di cerna dan menghasilkan gas beracun. Akibat lingkungan yang buruk itu, lama – lama bagian – bagian usus rusak dan banyak penyakit bermunculan.

Disisi lain, ketika proporsi bakteri bermanfaat membesar, bakteri netral bekerja sejalan dengan bakteri bermanfaat dan akibatnya usus berisi lebih banyak bakteri bermanfaat dan menjadi lingkungan yang stabil. Seiring waktu, bagian – bagian usus menjadi bersih, dan pemilik usus itu jadi lebih mungkin menikmati kehidupan yang panjang dan sehat, secara mental maupun fisik.

Bagaimana cara mendukung bakteri bermanfaat dalam usus agar dapat hidup sehat? Kesehatan itu bukan didapat dengan memberantas semua bakteri berbahaya dalam usus, melainkan dengan hidup dan makan dengan cara yang mencegah bakteri netral “ jadi berbahaya “. Satu cara melakukannya adalah dengan makan makanan terfermentasi.

•             Propolis

Propolis atau Lem Lebah adalah suatu zat yang dihasilkan oleh Lebah Madu. Dikumpulkan oleh lebah dari pucuk daun-daun yang muda untuk kemudian dicampur dengan air liurnya, digunakan untuk menambal dan mensterilkan sarang. Propolis bersifat disinfektan (anti bakteri) yang membunuh semua kuman yang masuk ke sarang lebah.

•             Manggis

Khasiat Manggis bukan hanya antioksidan, tetapi juga antikanker. Ekstrak kulit Manggis bersifat antiproliferasi yang untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu, ekstrak ini juga bersifat apoptosis penghancur sel kanker. Manggis mampu membantu preventive dan membantu penyembuhan beberapa jenis penyakit kanker seperti (TBC), ashma, Leukimia, antiinflamasi dan antidiare.

Kandungan didalam Manggis sangat berperan menaklukkan penyakit,

antara lain :

1.           Memperkuat sistem imun, Regenerasi Sel

2.           Menurunkan Kadar Gula Darah

3.           Kanker,Tumor dan Penurun Darah Tinggi

4.           Asam Urat dan Kolesterol

Cara mengkomsumsi Agarillus

•             Jatuhkan pilihan pada produk BAKTERI yang memiliki kandungan lengkap, terutama bakteri Lactobacillus dan Bifidobacterium. Kandungan dua jenis bakteri ini akan mampu bertahan melalui proses pencernaan di saluran cerna bagian atas dan tetap hidup sampai di usus besar.

•             ( AGARILLUS MEMILIKI KANDUNGAN LENGKAP ).

•             Dianjurkan banyak minum atau makan yang mengandung serat untuk lebih mengoptimalkan pencernaan.

•             Dianjurkan segera diminum setelah makan untuk membantu agar bakteri bisa bertahan terhadap kondisi asam lambung.

 

SKU : KK4460590MP0001
Brand :
Warna : -
Ukuran : One Size